Materi PKKMB Universitas Lampung 2026
Selama empat hari mengikuti PKKMB, saya belajar bahwa menjadi mahasiswa bukan hanya tentang kuliah dan mendapatkan nilai, tetapi juga tentang tanggung jawab, etika, dan keberanian untuk berkembang. Saya juga belajar menggunakan teknologi dengan bijak dan menghargai orang lain. Ke depannya, saya ingin lebih aktif memanfaatkan kesempatan di kampus, terus belajar, dan menjadi mahasiswa yang mandiri serta bertanggung jawab.
HARI KE-1️⃣
PKKMB hari pertama dilaksanakan pada 11 Agustus 2026. Kegiatan diawali dengan penyambutan mahasiswa baru oleh Rektor Universitas Lampung, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M., ASEAN Eng., bersama jajaran pimpinan Universitas Lampung. Setelah rangkaian sambutan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan beberapa materi yang memberikan gambaran mengenai kehidupan sebagai mahasiswa.
Materi pertama membahas “Dari Kampus untuk Lampung” yang disampaikan oleh Bapak Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M. Dalam materi tersebut dijelaskan bahwa perguruan tinggi bukan sekadar tempat untuk mendapatkan gelar, tetapi juga menjadi tempat bagi mahasiswa untuk berkembang, membangun karakter, melatih keberanian, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Lampung sendiri memiliki jumlah penduduk terbesar kedua di Pulau Sumatera dan berada di urutan kedelapan secara nasional. Kekayaan alam yang dimiliki Lampung juga perlu didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas agar dapat dikelola dan dimanfaatkan dengan baik. Selain itu, Lampung dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi pertanian cukup besar karena berbagai komoditas yang dihasilkan.
Materi selanjutnya adalah Bela Negara yang disampaikan oleh Bapak Mayjen TNI Kristomei Siantur. Dari materi ini saya memahami bahwa bela negara tidak hanya berkaitan dengan pertahanan secara fisik, tetapi juga membentuk karakter dan sikap sebagai warga negara. Perkembangan zaman dan globalisasi membuat bentuk ancaman terhadap negara ikut berubah. Salah satunya adalah ancaman melalui informasi dan teknologi yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Bela negara juga merupakan hak sekaligus kewajiban setiap warga negara sebagaimana tercantum dalam Pasal 27 ayat (3) UUD 1945.
Materi ketiga membahas “Smart, Safe, and Responsible di Era Digital” yang disampaikan oleh Bapak Abdul Rahman Napitupulu, S.Ag., M.H. Materi ini mengingatkan mahasiswa agar lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan media sosial. Smart berarti mampu memanfaatkan teknologi dengan cerdas, safe berarti menjaga diri dari berbagai ancaman dan kejahatan di dunia digital, sedangkan responsible berarti bertanggung jawab terhadap setiap tindakan dan informasi yang dibagikan melalui media digital.
Materi terakhir membahas mengenai fasilitas yang tersedia di Universitas Lampung. Berbagai fasilitas dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk menunjang kegiatan selama berada di lingkungan kampus. Salah satunya adalah kolam renang yang dapat digunakan mahasiswa dengan adanya potongan khusus setelah memiliki atau menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).
HARI KE-2️⃣
PKKMB hari kedua dilaksanakan pada 12 Agustus 2026. Suasana pada hari kedua terasa lebih beragam karena selain mendapatkan materi, mahasiswa baru juga dapat menyaksikan berbagai penampilan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di Universitas Lampung. Penampilan tersebut menjadi salah satu bagian yang menarik karena mahasiswa dapat mengenal kegiatan dan organisasi yang tersedia di lingkungan kampus.
Materi pertama berjudul “Tumbuh Bersama di Kota Kampus” yang disampaikan oleh Ibu Desi Mega Putri, S.P., S.T. Dalam materi tersebut dijelaskan bahwa kegiatan PKKMB bertujuan untuk membantu mahasiswa baru mengenal kehidupan perguruan tinggi. Mahasiswa diharapkan memperoleh wawasan, pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan yang dapat menunjang proses perkembangan diri. Selain itu, mahasiswa juga perlu memiliki sikap dan mental yang baik agar mampu berkontribusi dalam pembangunan serta dapat menghadapi berbagai pengaruh negatif yang mungkin muncul selama menjalani kehidupan di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Materi kedua adalah “Strategi Belajar di Perguruan Tinggi” yang disampaikan oleh Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T. Materi ini membahas pentingnya mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari proses belajar. Penggunaan teknologi, termasuk AI atau Artificial Intelligence, harus dilakukan secara bijak dan tetap disertai pemahaman terhadap materi yang dikerjakan. AI dapat menjadi sebuah peluang untuk membantu proses belajar, tetapi juga memiliki risiko apabila digunakan tanpa memahami konsep dan isi dari informasi yang diperoleh.
Selanjutnya terdapat materi mengenai sosialisasi beasiswa Universitas Lampung. Masa awal perkuliahan merupakan proses perubahan dari kehidupan sebagai siswa menuju mahasiswa. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memanfaatkan berbagai kesempatan yang tersedia di kampus untuk mengembangkan kemampuan dan minat. Universitas Lampung juga menyediakan berbagai bentuk dukungan bagi mahasiswa, seperti program beasiswa, pusat konseling, dosen Pembimbing Akademik (PA), serta lingkungan pertemanan yang dapat menjadi tempat untuk saling mendukung.
Materi berikutnya membahas UPA Bimbingan dan Konseling (BK). UPA BK merupakan salah satu layanan yang dapat membantu mahasiswa ketika menghadapi berbagai permasalahan selama menjalani perkuliahan. Melalui layanan konseling, mahasiswa dapat memperoleh pendampingan dan bantuan dalam menghadapi masalah yang sedang dialami.
Materi terakhir adalah P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba). Materi ini memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai bahaya narkoba serta pentingnya menjaga diri dan lingkungan pergaulan dari penyalahgunaan narkoba. Sebagai mahasiswa baru, pengetahuan tersebut penting agar dapat lebih berhati-hati dalam menentukan pergaulan dan mengambil keputusan selama berada di lingkungan kampus.
HARI KE-3️⃣
PKKMB hari ketiga dilaksanakan pada 13 Agustus 2026. Pada hari ini, kegiatan lebih banyak membahas tentang tata krama, kedisiplinan, aturan akademik, dan integritas sebagai mahasiswa. Hal yang terlihat sederhana seperti cara berpakaian, berbicara, menghubungi dosen, dan menjaga fasilitas ternyata merupakan bagian penting dari kehidupan mahasiswa.
Kami juga diingatkan untuk menghargai semua orang di lingkungan kampus, bukan hanya dosen, tetapi juga tenaga kependidikan, laboran, petugas kebun percobaan, dan petugas kebersihan.
Sebagai mahasiswa Fakultas Pertanian, aturan di kegiatan lapangan juga perlu diperhatikan. Saat berada di lahan, keselamatan menjadi hal utama. Selain itu, mahasiswa harus meminta izin sebelum memasuki lahan, tidak mengambil sampel sembarangan, menjaga alat, dan yang paling penting, mencatat data penelitian sesuai keadaan sebenarnya.
Materi tentang SKS, IPS, IPK, dan sistem penilaian juga membuat saya sadar bahwa perkuliahan membutuhkan manajemen waktu yang baik. Program sarjana memiliki beban 144 SKS dalam 8 semester, sehingga sejak awal mahasiswa perlu mulai bertanggung jawab terhadap studinya sendiri.
Hal lain yang cukup penting adalah pembahasan mengenai plagiarisme dan integritas akademik. Mengambil tulisan, ide, gambar, data, atau hasil penelitian orang lain tanpa mencantumkan sumber merupakan pelanggaran. Begitu juga dengan menyerahkan hasil AI sebagai karya sendiri. Dari sini saya belajar bahwa tugas kuliah seharusnya menjadi hasil dari proses berpikir dan usaha sendiri.
HARI KE-4️⃣
PKKMB hari keempat dilaksanakan pada 14 Agustus 2026. Pada hari ini, pembahasan mulai mengarah pada ekosistem pembelajaran, perkembangan teknologi, dan masa depan dunia kerja.
Saya belajar bahwa kampus merupakan sebuah ekosistem yang terdiri dari mahasiswa, dosen, kurikulum, laboratorium, perpustakaan, kebun percobaan, dan berbagai unsur lainnya. Sebagai mahasiswa, saya juga menjadi bagian dari ekosistem tersebut sehingga saya punya tanggung jawab untuk ikut menciptakan lingkungan belajar yang baik.
Perkembangan teknologi juga membuat bidang Pertanian semakin berubah. Sekarang sudah ada pertanian presisi, penggunaan sensor dan drone, otomatisasi, robotik, hingga AI untuk membantu menganalisis kondisi lahan, cuaca, dan pasar.
Hal ini membuat saya sadar bahwa menjadi mahasiswa Pertanian tidak cukup hanya memahami tanaman dan lahan. Kita juga perlu belajar teknologi, membaca data, berkomunikasi, bekerja sama, berpikir kritis, dan memiliki kemauan untuk terus belajar.
Subscribe newsletter
Dapat email setiap kali Materi PKKMB Universitas Lampung 2026 publish post baru. Tanpa spam, unsubscribe kapan saja.
Privacy: email kamu cuma dipakai untuk kirim post baru dari blog ini. Tidak di-share, tidak di-jual.
Komentar (0)
Memuat komentar…
Topik Serupa
Bacaan Lain di Blog Unila
Tulisan terkait dari penulis lain — kurasi otomatis berdasarkan kategori & tag.